Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

tugas pengembangan produk jasa

Pengembangan Produk Jasa Pendidikan

Pada tugas pembuatan bisnis  jasa pendidikan beberapa waktu yang lalu. Saya mengembangan produk ini merupakan kelanjutan dari tugas sebelumnya, dimana saya membuat sebuah lembaga yang bergerak dibidang pengembangan pendidikan yaitu Bimbingan Belajar Ardi (BBA). Ide dari pembuatan bisnis jasa ini karena adanya pengamatan dan pengalaman saya sejak SMP dan SMA dahulu yang sering mengikuti  bimbingan belajar disuatu lembaga organisasi pendidikan. Di bimbingan belajar ini khusus untuk SMP dan SMA untuk mempersiapkan menghadapi Ujian Nasional (UN) dan pembagian waktu untuk dibimbingan belajar terdiri dari SMP kelas VIII hari senin, rabu dan jum’at dimulainnya pukul 13.00-14.30, untuk SMP kelas IX hari senin, rabu dan jum’at dimulai pukul 15.00-16.30, untuk SMA kelas XI hari selasa, kamis dan sabtu dimulai pukul 14.00-15.30 dan untuk SMA kelas XII hari selaja, kamis, dan sabtu dimulai pukul 15.30-17.00.

Dalam perencanaanya, saya mengonsepkan bahwa  setiap orang dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp 50.000 per peserta didik dan  biaya per bulan sebesar Rp. 300.000/ semester. Di bimbingan belajar ini tiga kali pertemuan tatap muka dalam seminggu. Di Bimbingan Belajar Ardi ini memiliki tenaga pengajar yang berpengalaman dan ahli dalam bigangnya. Saya merekrut tenaga pengajar yang memiliki pengalaman di suatu bimbingan belajar, pendidikan minimal S1, memiliki sifat yang ramah, sabar dan penyayang. Selain itu di bimbingan belelajar ini memberikan fasilitas-fasilitas bagi para peserta didik berupa modul, tempat nyaman, tenaga pengajar yang prefesional,dan dalam tiap ruangan maksimal 10 orang.  Dalam mempromosikan lembaga ini dapat dilakukan dari mulut ke mulut, website, brosur,iklan di internet, social media, dan juga bisa mendatangi sekolah-sekolah atau perusahaan-perusahaan untuk memperkenalkan lembaga ini.
 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Penciptaan dan Pengembangan Produk Jasa



Pada pertemuan ke-7 , tanggal 8 April 2013. Kelompok 5 mempersentasikan menganai “penciptaan dan pengembangan produk jasa pendidikan”
Apa yang dimaksud dengan produk? Produk merupakan segala sesuatu yang dapat ditawarkan produsen untuk diperhatikan, diminta, dicari, dibeli, digunakan, atau dikonsumsi pasar sebagai pemenuhan kebutuhan atau keinginan pasar yang bersangkutan“. Jadi, produk baru bisa diartikan sebagai produk baru bagi perusahaan, modifikasi dari produk yang sudah ada dan merk-merk baru yang dikembangkan perusahaan atau duplikat dari produk pesaing, produk yang diakuisisi dan produk asli innovatif.
Ada berapa tahapan atau langkah-langkah dalam pengembangan produk jasa pendidikan? Disini dalam persentasi ini dijelaskan 8 langkah atau tahapan dalm pengembangan produk jasa pendidikan, meliputi:

1.   Pencarian Ide. Maksudnya bahwa pencarian ide merupakan suatu perkumpulan gagasan ide-ide dalam hal produk apa yang akan diciptakan yang harus jelas dalam mendefinisikan tujuan dari suatu pengembangan produk yang baru.


2.  Penyaringan Ide. Maksudnya bahwa penyaringan ide merupakan Tahap Penyaringan dilakukan setelah berbagai macam ide tentang produk telah tersedia. Dalam tahap ini merupakan pemilihan sejumlah ide dari berbagai macam sumber.



3.     Pengembangan dan Pengujian Konsep. Maksudnya bahwa pengembangan dan pengujian konsem perupakan Dari ide yang layak untuk maju ke tahap selanjutnya dibuatkan prototip atau model produk untuk dilakukan uji kelayakan bisnis apa sesuai  dengan apa yang dibutuhkan dan yang diinginkan oleh konsumen serta melihat bagaimana respon dari konsumen tersebut.


4.  Pengembangan strategi pemasaran. Maksudnya bahwa pengembangan strategi pemasaran ini merupakan upaya perancangan pemasaran untuk memperkenalkan produknya kepada pasar dan menetapkan jangka waktu dalam melakukan strategi pemasaran, bisa lima tahun, satu tahun, atau dalam jangka waktu yang lebih lama dari sebelumnya.



5.  Analisis usaha. Maksudnya bahwa analisa usaha ini merupakan dimana perusahaan melakukan berbagai perkiraan estimasi pada produk tersebut mulai dari berapa kira-kira biaya investasi yang dibutuhkan, seberapa besar potensi pasarnya, seberapa besar tingkat penjualannya, dan seberapa banyak laba atau keuntungan yang mungkin diraih perusahaan. Semua itu sebaiknya dilakukan secara ilmiah dan tidak hanya dengan kira-kira saja.


6.    Pengembangan produk. Maksudnya bahwa pada tahap ini, ide-ide yang telah dianalisa perlu dikembangkan karena ide-ide tersebut dianggap lebih menguntungkan. Pengembangan ini tentunya harus sesuai dengan kemampuan perusahaan.



7.    Marketing testing. Maksudnya bahwa pada tahap inilah sebuah produk tersebut diberi nama, kemasan dan program pemasaran awal untuk mengujinya dalam bentuk nyata.


8. Komersialisasi. Maksudnya bahwa pada tahap ini merupakan tahap yang terakhir dari rangkaian pengembangan produk baru yang akan dipromosikan kepada seluruh pasar yang dituju.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pengembangan Produk Jasa Pendidikan



Pengembangan Produk Jasa Pendidikan

Pada tugas pembuatan bisnis  jasa pendidikan beberapa waktu yang lalu. Saya mengembangan produk ini merupakan kelanjutan dari tugas sebelumnya, dimana saya membuat sebuah lembaga yang bergerak dibidang pengembangan pendidikan yaitu Bimbingan Belajar Ardi (BBA). Ide dari pembuatan bisnis jasa ini karena adanya pengamatan dan pengalaman saya sejak SMP dan SMA dahulu yang sering mengikuti  bimbingan belajar disuatu lembaga pembelajaran.

Dalam perencanaanya, saya mengonsepkan bahwa  setiap orang dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp 50.000 per peserta didik dan  biaya per bulan sebesar Rp. 300.000/ semester. Di bimbingan belajar ini tiga kali pertemuan tatap muka dalam seminggu. Di Bimbingan Belajar Ardi ini memiliki tenaga pengajar yang berpengalaman dan ahli dalam bigangnya. Saya merekrut tenaga pengajar yang memiliki pengalaman di suatu bimbingan belajar, pendidikan minimal S1, memiliki sifat yang ramah, sabar dan penyayang. Selain itu di bimbingan belelajar ini memberikan fasilitas-fasilitas bagi para peserta didik berupa modul, tempat nyaman, tenaga pengajar yang prefesional,dan dalam tiap ruangan maksimal 10 orang.  Dalam mempromosikan lembaga ini dapat dilakukan dari mulut ke mulut, website, brosur,iklan di internet, social media, dan juga bisa mendatangi sekolah-sekolah atau perusahaan-perusahaan untuk memperkenalkan lembaga ini.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

BAURAN PEMASARAN JASA

Apa itu marketing mix (bauran pemasaran jasa)? marketing mix (bauran pemasaran jasa) adalah paduan strategi produk, promosi, tempat dan harga yang bersifat unik yang dirancang untuk menghasilkan pertukaran yang saling memuaskan dengan pasar yang dituju. Jenis-jenis bauran pemasaran jasa terdiri dari:
1.   1. Product (produk),maksudnya bahwa keseluruhan konsep objek atau proses yang memberikan sejumlah nilai manfaat kepada konsumen dan yang perlu diperhatikan dalam produk adalah konsumen tidak hanya membeli fisik dari produk itu saja tetapi membeli benefit dan value dari produk tersebut.
2   Price (harga), maksunya bahwa salah satu faktor yang harus dikendalikan secara serasi dan selaras dengan tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan. Segala keputusan yang bersangkutan dengan harga akan sangat mempengaruhi beberapa aspek kegiatan suatu usaha, baik yang berkaitan dengan kegiatan penjualan, ataupun aspek keuntungan yang ingin dicapai oleh suatu usaha. 
3.    Place (tempat), maksudnya bahwa Suasana dapat menciptakan perasaan santai ataupun sibuk, kesan mewah atau efisiensi, sikap ramah ataupun dingin, terorganisir ataupun kacau. Tata letak tempat adalah kunci keberhasilan, tata letak direncanakan sehingga semua ruang digunakan secara efektif, termasuk lorong-lorongnya, perlengkapan tetap, pemajangan barang dan wilayah bukan penjualan. 
4.      Promotion (promosi), maksudnya bahwa aktivitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi/membujuk, dan/atau mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli, dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahan yang bersangkutan. Sebelum melakukan promosi sebaiknya dilakukan perencanaan matang yang mencakup bauran promosi sebagai berikut :
a) Pembuatan  Iklan
b) Publisitas positif maksimal dari pihak-pihak luar,  
c) Promosi dari mulut ke mulut
d) Promosi penjualan dengan ikut pameran, membagikan sampel, 
e) Public relation / PR
f) Personal selling / penjualan personil

5.      People (orang), maksudnya bahwa Setiap karyawan harus berlomba-lomba berbuat kebaikan terhadap konsumen dengan sikap perhatian, responsif, inisiatif, kreatif, pandai memecahkan masalah, sabar dan ikhlas.
6.       Physical Evidence (bukti fisik), maksudnya bahwa bukti fisik berarti konsumen akan melihat keadaan nyata yang menghasilkan jasa tersebut. Misalnya orang berkunjung ke cafe akan memperhatikan bangunan, interior, peralatan, perabotan, bahkan sampai ke pakaian seragam pelayan.
7.       Process (proses), maksudnya bahwa Konsumen tidak tahu bagaimana proses yang terjadi, yang penting jasa yang di terima konsumen harus memuaskan. Proses merupakan Prosedur, mekanisme dan arus aktivitas aktual saat jasa di delivery dan sistem operasi jasa.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Manajemen Pemasaran - Positioning Produk Jasa Pendidikan
Pada pertemuan ke-5 Mata Kuliah Manajemen Pemasaran diadakan pada Senin, 18 Maret 2013. Kelompok ke tiga mempersentasikan matakuliah manajemen pemasaran jasa tentang Positioning Produk Jasa Pendidikan. Kelompok yang akan mengisi materi adalah kelompok tiga yang terdiri dari Gelar Gelora, Dea Anggun, Dian Rahmawati, dan Novi . pada pertemuan kali ini sangat berbeda dengan pertemuan sebelumnya, karena pada pertemuan ke-5 ini dibentuk kelompok-kelompok kecil lalu kemudian persentasi dipimpin oleh satu orang anggota kelompok yang akan persentasi kemudian ditambahkan penjelasan materi oleh Dr. Amril Muhammad, S.E, M.Pd selaku dosen matakuliah manajemen pemasaran jasa.
Apa yang dimaksud dengan Positioning? Positioning adalah suatu pencitraan perusahaan untuk merancang produk barang dagangan, jasa, perusahaan, institusi, atau bahkan seseorang tertarik untuk membeli produk tersebut. Sehingga dengan demikian pencitraan yang dilakukan oleh perusahaan agar perusahaan tersebut tetap eksis dan mendapat keuntungan. Begitu juga dengan konsumen bisa memahami dan menghargai apa yang dilakukan perusahaan dalam kaitannya dengan para pesaingnya. Maka dari itu perusahaan harus melakukan analisis terhadap lingkungan yang ada seperti menganalisis kebutuhan-kebutuhan masyarakat, harga, tempat dan promosi.
Kesalahan-kesalahan utama yang harus dihindari dalam pemosisian yang harus dihindari oleh perusahaan antara lain:
  • Confused Positioning. Maksudnya bahwa usaha posisi pada bagian dari perusahaan, kadang-kadang pembeli bingung membentuk citra dari merek yang dihasilkan dari perusahaan membuat klaim terlalu banyak atau mengubah positioning merek terlalu sering.
  • Under Positioning. Maksudnya bahwa pemosisian yang sempit terjadi ketika pelanggan tidak dapat mudah mengidentifikasi merek atau fitur merek. Produk harus menonjol dalam benak konsumen.
  • Over Positioning. Maksudnya bahwa pemosisian yang terlalu luar ketika pemasaran kita membuat produk terlalu istimewa, sehingga kelompok pelanggan potensial menjadi terlalu kecil. Contohnya jika kita meluncurkan merek baru sampo, Anda perlu mengatakan sesuatu tentang hal itu untuk membuatnya istimewa, untuk memisahkan dari ribuan merek sampo lain di luar sana.
  • Re-positioning. Maksudnya bahwa melibatkan perubahan identitas produk, relatif terhadap identitas produk yang bersaing. Apakah kemampuan pesaing itu lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan dengan kemampuan kita dalam menetapkan produk.
  • De-positioning. Merupakan perusahaan uang melakukan Over positioning, dengan cara melihat kembali untuk mengubah identitas produk bersaing, relatif terhadap identitas produk kita sendiri dan juga melihat kemampuan yang kita miliki.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS